Ini
sebuah kisah dimana aku atau bahkan sebagian dari kalian semua sudah melupakan
sosok yang sangat terpenting didalam kehidupan kita dimana sekarang usianya
sudah semakin tua dan tak lagi menghiraukannya namun tatkala diri ini melihat
wajah- wajah cantik nan rupawan dan dihiasai dengan gemerlap cahaya yang begitu
menyilaukan mata tanpa kita sadari dengan mudahnya hati ini berpaling dari
dirinya. Bahkan tak segan – segan diri ini membuang engkau seakan – seakan
dirimu adalah sampah yang tak berguna, sungguh malang nian nasibmu. Munkingkah
karena saat ini dirimu sudah semakin tua, sehingga orang – orang tidak lagi
memandangmu karena keriput yang semakin mengerut.
Sungguh
orang yang tidak tahu rasa berterima kasih dan bertanggung jawab yang dengan
tega menelatarkan dirimu sehingga kini engkau tak lagi berdaya dimata
masyarakat. Padahal diwaktu dulu engkau sangatlah berharga dimata mereka,engkau
bagaikan permata yang selalu disimpan disetiap hati para insan. Tak jarang aku
melihat selalu dibawa kemana- mana oleh setiap orang karena dulu wajahmu
sangatlah cantik indah menawan hati, yang membuat setiap insan terpesona dan
tak ingin lagi berpaling dan sinarmu masih berkilauan dan masih belum ada yang
dapat menyaingi daya pikatmu.
Namun
sekarang dengan seiring berjalannya waktu dirimu kini semakin bertambah usia
itu berarti sudah semakin tua, dan kini wajahmu sudah semakin keriput, gurat
kecantikan yang dulu terpancar kini semakin memudar. Dan orang – orang pun
sekarang sudah semakin sombong karena dirimu sudah tidak lagi bercahaya,
kemilaumu semakin pudar dimakan oleh bertambahnya usia zaman yang semakin hari
semakin bertambah. Nasibmu sekarang bagaikan barang rongsongkan masih berada
namun keberadaanmu sudah tak lagi dianggap dan lebih memilih wajah-wajah baru
yang lebih cantik dan berkilauan daripada memilih engkau padahal andaikan
mereka sadari tanpamu tiada lengkap rasanya.
Begitulah
segelintir kisah dari uang seratus rupiah yang kehadirannya sering kita anggap
remeh namun sangatlah berarti bagi kehidupan kita, Tanpa adanya uang seratus
rupiah tak akan ada uang satu juta rupiah tanpa ada uang seratus rupiah tidak
aka ada uang satu milyar rupiah itu artinya syukurilah setiap uang atau hasil
yang kita dapat seperti tercermin dalam surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ
عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya :
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu
memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah
(nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya
azab-Ku sangat pedih".
semoga
kita dijadikan sebagai hamba yang pandai akan mensyukuri nikmat yang allah
berikan walaupun sekecil apapun itu pasti kita tidak akan bisa menghitung atau
membalas segala nikmat yang diberikan oleh Alloh SWT dan semoga kita tidak
dijadikan sebagai hamba yang kufur akan nikmat yang Alloh berikan Aamiin Aamiin
Ya Robbal Alamin.
M.
Arfian Septiansyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar